Cerita singkat, nilai utama, dan potensi perkembangan brand.
Burger Bangor adalah jaringan burger lokal Indonesia yang didirikan pada Agustus 2019 oleh Anli Maleaki Butar dan Denny Sumargo di Jakarta Barat. Menggunakan 100% daging sapi Australia premium tanpa campuran dan roti lembut buatan sendiri, Burger Bangor menawarkan kualitas premium dengan harga terjangkau mulai Rp 12.500. Dalam waktu kurang dari 5 tahun, brand ini telah berkembang menjadi lebih dari 550 gerai di seluruh Indonesia menjadikannya salah satu jaringan burger lokal dengan pertumbuhan tercepat. Sistem kemitraan yang terstruktur dengan dukungan penuh dari PT Bangor Berkembang Bersama mencakup pelatihan, SOP, supply bahan baku, dan dukungan pemasaran digital.
Informasi Utama
Data penting untuk memahami struktur dan skala bisnis.
Tahun Berdiri
2019
Model Bisnis
Kemitraan
Tipe Outlet
Booth
Luas Bangunan
20 m²
Kategori
Food & Beverages
Jumlah Outlet
—
Badan Usaha
PT
Est. BEP
7–10 bulan (klaim resmi franchisor); proyeksi pendapatan bersih Rp 9,3 juta/bulan → Rp 112 juta/tahun
Keunggulan Bisnis
Keistimewaan bisnis ini yang tidak dimiliki oleh bisnis lain.
550+ gerai aktif — jaringan burger lokal terbesar & tercepat berkembang di Indonesia
Modal investasi terjangkau (Rp 105 juta) dengan BEP 7–10 bulan — ROI cepat vs franchise sejenis
100% daging sapi Australia premium — nilai jual kualitas tinggi dengan harga mulai Rp 12.500
Konsep grab and go hemat biaya operasional — tidak perlu waiters, wifi, meja kursi, listrik tinggi
Simulasi ROI dan BEP
Harga BisnisRp 105 Juta
Profit Bulanan
112BulanRp937.500
0124 Bulan
Merchant Support
Pahami layanan dan dukungan merchant sebelum mulai.
Pendaftaran GoFood, GrabFood & ShopeeFood oleh tim pusat tanpa biaya tambahanYa
Supply bahan baku utama (daging sapi Australia, roti) langsung dari pusat untuk konsistensi rasaYa
Training operasional dan SOP Book lengkap sebelum grand openingYa
Dukungan Instagram Ads & media promosi grand opening dari manajemen pusatYa
Franchise Pilihan Minggu Ini
Dikurasi tim Start Franchise berdasarkan traction tertinggi